This is a work by @shansavero @enditoPS @helloimnesta
John heran kenapa ada darah di gembok itu dan dia bertanya-tanya apakah ada sebuah kecelakaan atau hantu. Tetapi, John menghiraukannya dengan memanggil tukang untuk menghancurkan gembok itu karena sudah berkarat. Gembok itu berhasil di hancurkan, pintunya sedikit macet karen sudah lama tidak dibuka.
Setelah itu John pun masuk kedalam paviliun kecil dan melihat tumpukan kotak-kotak dilabelkan dengan nama-nama alat musik. Tanpa berfikir, John langsung membuka kotak yang paling atas dan, dilihatnya, ada sebuah flute sopran. Walaupun John tidak bisa memainkan musik, dia sangat senang music dan gembila melihat apa yang Ulysses tinggalkan. John membuka kotak kedua dari atas dan melihat sebuah saxophone besar yang masih mengkilap. Setelah semua kotak dibuka, hanya tersisa satu benda yang besar ditutup kain.
John membuka kain yang besar dan terlihat sebuah piano grand yang klasik, terawat dengan baik. John melihat tulisan tangan Ulysses, "Jaga piano ini baik karena ini hidup. Dan hati-hati, jangan sampai kau abaikan piano ini, karena bisa marah. Siapa pun kau, berhati-hatilah."
John adalah pemuda yang pemalas, jadi ia hanya bisa menghiraukan apa yang ditulis oleh Ulysses. Akhirnya John memindahkan piano itu ke rumah utama, tepatnya dibawah tangga menuju ke kamar atas. Setelah ia coba memainkan piano, tiba-tiba bunyi piano itu seperti kapal pecah yang sudah tua. Akhirnya John menghubungi temannya, seorang yang bisa membetulkan piano. Esok harinya, temannya datang, untuk memperbaiki piano tersebut. Setelah dimainkan oleh teman John, ternyata ada senar piano yang putus.
Setelah di cek, yaitu tutup piano dibuka dan terlihat sangat kotor di dalam piano dan terlihat ada darah dibagian senar yang putus.
-PART 2 END-
Please visit @shansavero at: http://www.stick-studio.blogspot.com/
A boy's everyday life
Monday, October 24, 2011
[ABOUT] The Bloody Piano
Sudah membaca "The Bloody Piano"? Part 1 sudah ada, lho. Itu adalah cerita yang dibuat oleh teman saya, @shansavero dari http://www.stick-studio.blogspot.com/
Ya, gw membantu dia untuk nge-post karena gw ngetiknya cepet. Rencananya, hari ini akan di upload Part 2 - 3, dan 4 - 6 untuk hari selanjutnya. Tapi, gw mau hunting daun dulu yaaaa~ :D #dork (Biologi, biasa.. :O)
http://theboywholaughs.blogspot.com/ akan membagi 3 segment: Story, Life, and Small Talk.
Ciri-ciri story: Ada title story & parts. Seperti: "Sapi Saya Satu (1/120)"
Ciri-ciri life: Curhat dikit, dan topicnya antara [FRIENDS], [LIFE], [SCHOOL], dll.
Ciri-ciri ST: Kecil-kecil gitu, kyk begini. Kayak menjelaskan. Topicnya [ABOUT], [RUMOR], dll.
Ya? Ok? Ok. Asik. Sip. Cuci muka, tendang lantai dan potong rambut pake gunting kuku.
Sekian. Terima kasih. Trololololol~
Ya, gw membantu dia untuk nge-post karena gw ngetiknya cepet. Rencananya, hari ini akan di upload Part 2 - 3, dan 4 - 6 untuk hari selanjutnya. Tapi, gw mau hunting daun dulu yaaaa~ :D #dork (Biologi, biasa.. :O)
http://theboywholaughs.blogspot.com/ akan membagi 3 segment: Story, Life, and Small Talk.
Ciri-ciri story: Ada title story & parts. Seperti: "Sapi Saya Satu (1/120)"
Ciri-ciri life: Curhat dikit, dan topicnya antara [FRIENDS], [LIFE], [SCHOOL], dll.
Ciri-ciri ST: Kecil-kecil gitu, kyk begini. Kayak menjelaskan. Topicnya [ABOUT], [RUMOR], dll.
Ya? Ok? Ok. Asik. Sip. Cuci muka, tendang lantai dan potong rambut pake gunting kuku.
Sekian. Terima kasih. Trololololol~
The Bloody Piano (1/6)
This is a work by @shansavero @enditoPS @helloimnesta
Pada tahun 1949, Kamis, 7 Oktober, seorang pemuda yang bernama John O' Stick, saat itu baru saja memenangkan uang sebanyak $1,000,000,000 (satu milyar,buat orang yg g bisa baca gitu deh). Dan saat itu dia sangat ingin membeli sebuah rumah, jadi ia mencari rumah yang sangat besar dan luas agar dia bisa bermain disana. Akhirnya, John bertemu dengan seseorang yang menjual rumahnya ke orang-orang di sekitarnya.
John bertemu dengan orang yang menjual rumah tersebut. Ternyata, orang itu sudah tua. Dia memberi tau namanya, yaitu Ulysses (sepertinya tidak ada yang tahu nama panjangnya kecuali ibunya). Singkat cerita, John berbincang dengan Ulysses dan dia berpesan, "Semua yang kutinggalkan dirumahku itu menjadi milikmu, dan yang kubawa adalah milikku, dan jaga rumah itu baik-baik. Jangan sampai kau abaikan. Karena rumah itu.. hidup."
(GAMBAR 1.1, blueprint UMM.)
Setelah itu John segera menyewakuli pembantu untuk membersihkan rumah dan membetulkan rumah itu karena atapnya reyot dan dindingnya terlihat bekas terbakar (sumpah ini orang masa beli rumah g liat-liat dulu) dan di sekitar rumah penuh semak-semak belukar.
Ulysees memberi denah rumah itu (figur di atas) karena halaman rumah itu sangat besar. Akan tetapi yang diberi hanya denah luar rumah yang kurang jelas (dimata John).
Terlihat di denah bahwa ada paviliun kecil di pojok halaman berbentuk bulat dengan atap yang berbentuk kerucut, Setelah rumah utama di selesaikan, John melihat kedalam rumah untuk melihat apa yang ditinggalkan oleh tuan rumah sebelumnya, Ulyssees. John pasrah dan terdiam karena yang ditinggalkan oleh Ulysses hanya berupa tempat tidur, lemari, dan perabotan yang tidak bisa dipindahkan dengan mobil (uh.. mobil?).
John cukup merasa kecewa, tapi ia jadi teringat dengan pavilliun yang atapnya berbentuk kerucut itu. Saat ia mengunjungi paviliun dia mendengan sebuah suara yang samar, berbunyi "W...tch O..uch". Dan terlihat di pintu paviliun ada gembok yang berkarat, dengan darah di gembok tersebut.
-PART 1 END-
Please visit @shansavero at: http://www.stick-studio.blogspot.com/
Pada tahun 1949, Kamis, 7 Oktober, seorang pemuda yang bernama John O' Stick, saat itu baru saja memenangkan uang sebanyak $1,000,000,000 (satu milyar,
John bertemu dengan orang yang menjual rumah tersebut. Ternyata, orang itu sudah tua. Dia memberi tau namanya, yaitu Ulysses (sepertinya tidak ada yang tahu nama panjangnya kecuali ibunya). Singkat cerita, John berbincang dengan Ulysses dan dia berpesan, "Semua yang kutinggalkan dirumahku itu menjadi milikmu, dan yang kubawa adalah milikku, dan jaga rumah itu baik-baik. Jangan sampai kau abaikan. Karena rumah itu.. hidup."
(GAMBAR 1.1, blueprint UMM.)Setelah itu John segera menyewa
Ulysees memberi denah rumah itu (figur di atas) karena halaman rumah itu sangat besar. Akan tetapi yang diberi hanya denah luar rumah yang kurang jelas (dimata John).
Terlihat di denah bahwa ada paviliun kecil di pojok halaman berbentuk bulat dengan atap yang berbentuk kerucut, Setelah rumah utama di selesaikan, John melihat kedalam rumah untuk melihat apa yang ditinggalkan oleh tuan rumah sebelumnya, Ulyssees. John pasrah dan terdiam karena yang ditinggalkan oleh Ulysses hanya berupa tempat tidur, lemari, dan perabotan yang tidak bisa dipindahkan dengan mobil (uh.. mobil?).
John cukup merasa kecewa, tapi ia jadi teringat dengan pavilliun yang atapnya berbentuk kerucut itu. Saat ia mengunjungi paviliun dia mendengan sebuah suara yang samar, berbunyi "W...tch O..uch". Dan terlihat di pintu paviliun ada gembok yang berkarat, dengan darah di gembok tersebut.
-PART 1 END-
Please visit @shansavero at: http://www.stick-studio.blogspot.com/
Friday, October 21, 2011
I just made a blog and I don't know what to do with it. O_O
Thank you!
This blog is made byNesta Altariq The Definite One of #7BЯƩΔNEXPƩCT.
Akhirnya, Jum'at! Hari terakhir sekolah yang membuat hari-hari di satu minggu yah, worth it, lah. Mengapa membuat suatu blog yang sangat tidak berguna? Karena teman saya, uh, panggil saja dia.. Codename SSVR dari http://www.stick-studio.blogspot.com/ + writers of SSVR's stories, Codename NDIT-OSDW.
Gak tau juga blog itu buat apa tapi sepertinya seru juga cuz it involves typing. Tadi pulang jam 5 abisbelajar bermain biola, tadi ada gledek malah dibilang gempa. Ada yang bilang, "Langsung inget mati". Hening. Tadi abis belajar penghormatan-- aduh sorry, penting banget ya.
First post, lah, gak abal-abal banget. Kayaknya ini buat everyday life gue, anak SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun (And i'm proud of it!) yang ikut ekskulensemble ansamble biola dan bulu tangkis. Jangan lupa sikat gigi, teriak ke langit dan tenggelam di lautan. Bye!
This blog is made by
Akhirnya, Jum'at! Hari terakhir sekolah yang membuat hari-hari di satu minggu yah, worth it, lah. Mengapa membuat suatu blog yang sangat tidak berguna? Karena teman saya, uh, panggil saja dia.. Codename SSVR dari http://www.stick-studio.blogspot.com/ + writers of SSVR's stories, Codename NDIT-OSDW.
Gak tau juga blog itu buat apa tapi sepertinya seru juga cuz it involves typing. Tadi pulang jam 5 abis
First post, lah, gak abal-abal banget. Kayaknya ini buat everyday life gue, anak SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun (And i'm proud of it!) yang ikut ekskul
Subscribe to:
Posts (Atom)